Tabrakan Beruntun, 3 Orang Tewas

NGAWI - Tabrakan beruntun yang melibatkan lima kendaraan, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian, ruas Jalan Raya Ngawi - Solo, masuk Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Kamis (29/9/2016).

sumber foto : siagangawi.com

Ketiga korban meninggal dunia yaitu:

- Pengendara sepeda motor AE -5696-MC Kapten Sutana, Komandan Rayon Militer Widodaren, Ngawi, warga Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi

- Sejati (38), pengemudi mobil station AE-1895-FC warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun

- Sutoyo (50), penumpang mobil station AE-1895-FC warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Miftahul Amin, menyebutkan,kecelakaan maut yang melibatkan lima kendaraan itu bermula dari kecerobohan Roni, sopir bus pariwisata R 1672 DB yang berjalan dari arah Ngawi menuju ke Solo. Sementara empat kendaraan berjalan beriringan dari arah Solo menuju Ngawi.

"Keempat dari arah Solo menuju Ngawi yaitu mobil box AG 8690 DD, yang dikemudikan Agus Haryono, searah di belakangnya mobil station AE 1895 FC, dikemudikan Mulyono, dibelakangnya sepeda motor AE-5696-MC yang dikendarai Sutana, di belakang mobil station AD-9185-EU yang dikemudikan Joko Waji,"ujar AKP Miftahul Amin kepada Surya, Kamis (29/9).

Kemudian, lanjut AKP Amin, sesuai keterangan saksi, pengemudi Bus Pariwisata bermaksud mendahului sepeda motor, yang belum diketahui identitasnya, berjalan searah didepannya. Tapi karena pengemudi bus kurang hati hati, dan jarak sudah sangat dekat, sehingga terjadi tabrakan beruntun dengan empat kendaraan yang berlawanan arah.

"Korban luka luka dan ketiga yang meninggal dunia di tempat dibawa ke Rumah Sakit At-tin Ngawi dan RSUD dr Soeroto, Ngawiuntuk dilakukan visum et repertum,"kata Kasat Lantas Amin.

Sementara pengemudi bus pariwisata R-1672-DB, Roni (30) warga Desa Cibobok, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Cilacap masih dimintai keterangan di Mapolres Ngawi, bersama dua orang saksi, Ignatius Juwanto (27) warga Desa Kalibanjar RT.05/RW02, Kecamatan Jeruk Legi, Kabupaten Cilacap dan GITO (42), warga Desa Kertosari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. (Surya.co.id)


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »