Setelah "Skip Challenge" Reda, Muncul "Eraser Challenge", Apa lagi itu?

Radiomadya.com - Pecinta madya, sempat beberapa waktu lalu di hebohkan dengan kasus Skip Challenge yang membahayakan dan yang sedang viral akhir-akhir ini, kali ini munculnya lagi aksi atau permainan berbahaya dan tak masuk akal bernama Eraser Challenge. Permainan membahayakan ini sedang menjadi viral di sosial media dan membuat khawatir banyak orang tua mengingat Eraser Challenge mendorong anak-anak untuk menyiksa diri sendiri (self-tortured) hingga menimbulkan luka parah. Para orang tua diperingatkan untuk melihat adanya tanda-tanda atau bekas luka di tangan anak-anaknya akibat Eraser Challeng, yang juga dikenal sebagai uji nyali ABC.

Seperti yang di kutip dari today line, Permainan ini mendorong anak-anak usia sekolah untuk menuliskan huruf dengan penghapus pensil di tangan atau kulit mereka hingga kulit mereka melepuh, terbakar, lecet dan dalam beberapa kasus menimbulkan luka parah. Selepas aksi konyol itu, anak-anak yang melakukan Eraser Challenge diminta untuk menggunggah luka mereka di social media dan pemenangnya adalah pemain yang memiliki luka paling parah. Saat ini di dunia maya banyak sekali bertebaran foto-foto miris dan mengganggu dari sejumlah anak yang menyebarkan foto-foto kulit mereka terluka atau melepuh dengan hastag #regret.

Eraser Challeng pernah menjadi viral beberapa tahun lalu namun kembali populer dalam beberapa pekan terakhir. Permainan konyol ini pernah merenggut nyawa anak laki-laki berusia 13 tahun pada tahun 20015 setelah melakukan Eraser Challenge akibat terjangkit Toxic Shock Syndrome yang disebabkan kuman dari penghapus kotor. Bagi pecinta madya, dihimbau untuk selalu waspada dengan anak-anaknya terutama yang masih sekolah. Diperingatkan untuk melihat adanya tanda-tanda atau bekas luka di tangan anak-anaknya akibat Eraser Challenge.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »