MADYA FM - Keberhasilan Kabupaten Madiun mewujudkan KPBU APJ menjadi pusat perhatian bagi daerah-daerah lain. Buktinya, cukup banyak daerah yang melakukan kunjungan kerja untuk studi tiru kerjasama berskema KPBU APJ (Kerjasama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha Alat Penerangan Jalan) dengan topik Kerjasam Pembangunan Daerah.
Kali ini, Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi
Syamsuri, didampingi Sekda Sahabuddin, dan beberapa pejabat di jajarannya untuk
kedua kalinya melakukan kunker ke Kabupaten Madiun untuk studi tiru KPBU APJ.
Mereka langsung disambut oleh Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, yang juga
didampingi Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda dan para pimpinan OPD di ruang IT
Puspem Kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lombok Utara
menyatakan kunker (kunjungan kerja) ini tidak sekedar studi tiru
namun akan banyak ‘belajar’ di Kabupaten Madiun.
“Saya berharap pembahasan secara detail terus dilakukan,
sehingga apa yang mulai kita rintis ini bisa direalisasikan terutama KBPU APJ,”
pintanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Madiun dalam sambutan selamat
datangnya, menilai studi tiru Kabupaten Lombok Utara untuk KPBU APJ di
Kabupaten Madiun sangat tepat. Karena selain bisa meningkatkan keamanan dan
ekonomi/UMKM, ternyata KPBU APJ ini memberi cashback cukup
signifikan khususnya dari pembayaran listrik.
Selain itu, Wakil Bupati Madiun paparkan letak geografis
dan demografi Kabupaten Madiun yang lahan pertaniannya cukup luas sehingga
Kabupaten berjuluk kampung Pesilat ini menjadi lumbung padi Indonesia. Selain
itu, juga memiliki potensi lainnya yang cukup berlimpah, seperti kakao, kopi
kare, durian, perikanan, kehutanan, pariwisata dan masih banyak lagi.
“Sektor investasi, saat ini makin banyak masuk Kabupaten
Madiun,” akunya.
Tindak lanjut secara teknis, Wakil Bupati Madiun minta
kepada OPD terkait agar memberikan penjelasan lebih detail menganai KPBU APJ
berikut tahapannya. Kunker dilanjutkan diskusi yang dipandu oleh Asisten
Pemerintahan Pemerintahan dan Kesra, Soedjiono.

